Kepala Daerah Jangan One Man Show
P.Sidimpuan, (Analisa)
Pembangunan tidak akan bisa terwujud dengan baik, bila seorang kepala daerah selalu bermain sendiri (One Man Show) dalam mengelola sumber daya yang ada.
“Bila kepala daerah tidak mau bersinergi dan selalu bermain sendiri mustahil pembangunan disegala sektor dapat terwujud, “ujar Ketua Fraksi Golkar DPRD Tingkat I Sumatera Utara H. Syahrul M Pasaribu pada acara pesta rakyat di Tano Tombangan Kecamatan Sayur Matinggi Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (29/12).
Dikatakan, hubungan yang sinergi dengan DPRD, Muspida Plus harus dilakukan seorang kepala daerah karena akan banyak dampak positif yang didapatkan seperti mempermudah lobi dalam memuluskan kucuran anggaran dari pusat ke daerah serta memperlancar penerapan dan pengesahan Peraturan-peraturan Daerah (Perda).
“Sinergitas antara eksekutif,legislatif dan yudikatif serta elemen masyarakat merupakan salah satu modal besar dalam mewujudkan pemerintahan yang baik (good govermance), “terangnya.
Seorang pemimpin kata Syahrul bukan harus cerdas namun juga kuat, arif dan bijaksana dan mampu bersinergi dalam menjalankan roda pemerintahan.”Membangun tidak hanya bisa mengandalkan kepala daerah tapi juga harus dibantu dengan lembaga dan elemen-elemen lainnya, “katanya.
Syahrul mengaku prihatin dengan kondisi pembangunan di Kabupaten Tapanuli Selatan yang semakin tertinggal dari daerah lainnya. Padahal Kabupaten ini merupakan induk dari empat daerah pemekaran dan sudah sewajarnya berada terdepan dalam pembangunan bukan malah sebaliknya.
Dicontohkannya, kondisi jalan dan jembatan di Tano Tombangan yang hingga kini tidak mendapat perhatian dari pemerintah daerah dan terkesan dibiarkan.
“Saya sangat prihatin melihat kondisi jalan dan jembatan di kawasan tano tombangan ini, padahal tidak seharusnya adalagi kondisi seperti itu di Tapsel, mengingat kesediaan anggaran yang ada. Masak buat jembatan yang haya bermodalkan Rp 3 M tidak bisa diwujudkan, itukan aneh”ujarnya sembari menambahkan jika pembagunan itu dilakukan harus berdasar obyektifitas dan rasional.
Dukung Pemekaran
Dalam kesempatan itu Syahrul juga menegaskan dukungannya atas pemekaran kecamatan di Tapsel khususnya Kecamatan Sayur Matinggi.”Sudah saatnya Sayur Matinggi dimekarkan agar pemerataan pembangunan dapat segera diwujudkan khususnya di kawasan Tano Tombangan ini, “katanya.
Sedang mengenai kenapa dirinya dalam setiap pemilihan legislatif (Pileg) tidak memakai Dapil kawasan Tabagsel Syahrul mengatakan, hal itu dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi putra-putri Tapsel untuk bisa maju. “Dengan tidak majunya saya dari Dapil Tabagsel kan merupakan upaya dalam memberikan kesempatan bagi putra daerah lainnya untuk bisa duduk bersama-sama di DPRD TK I dengan misi peningkatan pembagunan di Tapsel, “sebutnya.
Disebutkan, ia dan rekan-rekanya sesama putra daerah di DPRD TK I Sumut selalu memperjuangkan kucuran anggaran untuk pembangunan Tapsel.” Dalam setiap momen di DPRD, kita selalu memprioritaskan pengucuran anggaran pembangunan dari TK I dan Pusat untuk tapanuli selatan, “katanya sembari mengajak masyarakat untuk lebih jeli melihat apakah kucuran dana tersebut diperuntukkan Pemda pada tempatnya atau tidak.
Turut hadir dalam acara itu, Anggota DPRD TK I Sumut Mulkan Ritonga, Anggota DPRD Tapsel Asgul Idihan Dalimunthe, Bupati Ongku P. Hasibuan, unsur Muspida dan Muspida Plus, Ketua PWI Perwakilan Tapsel Syarifuddin Nasution, Ketua PAN Tapsel Naswardi Sihaloho, Para Perantau asal Tano Tombangan serta ratusan masyarakat setempat. (hih/sah)
Informasi pemasangan iklan
hubungi Pahompu di apakabarsidimpuan[at]gmail.com,
telepon 0813 6147 4822.





Tantom Angkola, BISA….!!!!!
tertinggal dari daeerah mana dan dari segi apa pak? kelihatan sekali bapak hanya bisa menyalahkan,apakah ada jaminan kalau bapak yg jadi bupati maka tapsel akan lbh maju dari daerah lain yg bapak maksud itu? cobalah bapak lbh arif melihat permasalahan di tapsel,buka mata buka hati,jgn saling menyalahkan,agar tapsel ini bisa selesai pak