Apa Kabar Sidimpuan Online

Want to contribute?
Contact us! or Register
www.apakabarsidimpuan.com
Redaksi, Pengiriman Berita,
dan Informasi Pemasangan Iklan:
apakabarsidimpuan@gmail.com

salam-ramadhan

Home » Tabagsel » Dugaan CPNS Gate Paluta, KPK harus Periksa Sekda

Dugaan CPNS Gate Paluta, KPK harus Periksa Sekda

Kamis, 18 Pebruari 2010- www.metrosiantar.com

PALUTA-METRO; Adanya dugaan kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) pada seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2009 di Kabupaten Paluta, terus mendapat kritikan keras dari berbagai elemen mahasiswa maupun para anggota DPRD. Kali ini tokoh masyarakat Paluta, Tongku Sutan Harahap mendesak Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) memeriksa Sekda Paluta, Drs Panusunan Siregar yang juga ketua panitia pengadaan CPNS.

“Kita sebagai warga Paluta sangat menyanyangkan sikap dan perilaku oknum-oknum yang telah menyalahgunakan jabatan dan wewenang yang mereka emban dengan melukai rasa keadilan masyarakat dan cita-cita pemekaran Paluta pada penerimaan CPNS 2009 lalu. Mereka itu telah melukai putra-putri Paluta yang berkesempatan bisa masuk menjadi CPNS dengan murni. Namun karena sesuatu hal, oknum-oknum tersebut memasukkan keluarga, famili, dan kroni-kroninya sebagai pemenang CPNS 2009 yang seharusnya tidak menang. Ini kan sudah jelas mengembangbiakkan KKN di Paluta. Mau jadi apa nantinya Kabupaten Paluta ini, kalau orang-orang di dalamnya mentalnya saja mental koruptor,” tegasnya kepada METRO, Rabu (17/2) di Gunungtua.

Kita mendesak aparat penegak hukum, baik dari tingkat Polres Tapsel, Poldasu, Kejaksaan Negeri Cabang Psp hingga Kejagung, dan KPK agar segera turun ke Kabupaten Paluta untuk mengusut dan memeriksa ketua panitia pengadaan CPNS Paluta tahun 2009, Drs Panusunan Siregar yang saat ini menjabat Sekda Paluta.

“Kami masyarakat menunggu kedatangan KPK ke daerah Paluta ini. Kalau memang terbukti, tangkap saja. Biar keraguan dan tanda tanya masyarakat terjawab,” tegas Tongku Sutan Harahap.

Seperti diwartakan sebelumnya, salahseorang peserta CPNS berinisial AM kepada METRO, Minggu (14/2) menjelaskan, perekrutan CPNS Paluta tahun 2009 dinilai penuh sarat KKN dan tidak transparan. Penyuapan pun terjadi dan bukan rahasia lagi. Bahkan, peserta yang tidak ikut ujian ternyata bisa diluluskan.

Am menguraikan, mafia CPNS bergentayangan waktu itu. Peserta tidak sungkan mengakui, bahwa mereka telah menyerahkan uang kepada oknum tertentu. “MS peserta CPNS kemarin, nyata tidak ikut ujian, kok lulus,” paparnya terheran-heran.

Diakuinya, peserta CPNS pada formasi yang sama berikut tempat pelaksanaan ujiannya. Namun, MS sama sekali tidak pernah terlihat batang hidungnya di ruangan tempat ujian. “Ini jelas murni KKN,” katanya.

Hal senada diungkapakan, Hendri Hasibuan, peserta CPNS yang melamar dari Hukum. Ia mengatakan, pengadaan CPNS tahun ini banyak terjadi kecurangan. Sebagai contoh, ada peserta berinisial KIA yang lulus formasi 2009 kemarin. Di mana ia mengakui telah memberikan uang senilai Rp35 juta kepada orang dekat pejabat Pemkab Paluta. Saat pengumuman, ternyata dia lulus,” terang Hasibuan.

Menurutnya, keluarga dekat pejabat Pemkab banyak yang lulus, diantaranya dua saudara kandung yang berinisial MH dan WH. Mereka itu saudara dekat pejabat Pemkab Paluta, tempat tinggalnya di Tembung Kabupaten Deli Serdang. “Fakta yang menyedihkan, pengadaan CPNS Paluta tahun 2009 kemarin, diduga merupakan lahan bisnis keluarga pejabat teras Pemkab. Banyak pengakuan ditemukan dari peserta yang lulus, bahwa mereka terbukti memberikan uang pilicin kelulusan. Ini nyata,” ujarnya.

Keterangan lain juga ditemukan dari beberapa peserta yang enggan namannya disebutkan. Para peserta ujian 75 persen rata-rata memberikan uang senilai Rp100 sampai Rp120 juta. Yang diserahkan dengan berbagai cara yakni, melalui pembukaan rekening, transfer, dan secara langsung kepada oknum tertentu.

Ditambahkannya, peserta yang diprediksi sebelumnya lulus ternyata menjadi kenyataan. Seperti boru tulang dari pejabat Pemkab Paluta berinisial NHT pada formasi hukum. “Ini tolol dan tidak fair, murni nepotisme,” ketusnya.

Hal ini dapat menimbulkan preseden buruk bagi kemajuan Kabupaten Paluta atas perbuatan oknum-oknum tertentu. Bisa jadi, pemerintahan ini akan amburadul karena hanya mementingkan uang dan kelompoknya.

Pelaksana Tugas BKD Paluta, H Mara Lobi Siregar SSos ketika dikonfirmasi tentang dugaan tersebut membantah pelaksanaan pengadaan CPNS sarat KKN.

“Memang beberapa waktu lalu, terkait isu CPNS yang merebak, BKD se-Sumut, termasuk Paluta dipanggil Gubernur Sumatera Utara H Syamsul Arifin yang dihadiri BKD Sumatera Utara dan DPRD Provinsi Sumatera Utara. Mudah-mudahan tidak ada kendala dan masalah yang mencuat. Tidak ada kendala dari mereka yang mencuat terkait penerimaan CPNS tahun 2009,” tukasnya.

Sementara itu, Sekda Paluta Drs H Panusunan Siregar yang dikonfirmasi mengatakan ngak usahlah diberitakan. “Mari kita bermitra demi kemajuan Padang Lawas Utara. Fakta dan data itu tidak perlulah diekspos dan diketahui publik,” ucap Sekda. (thg)

Redaksi, Pengiriman Berita,
dan Informasi Pemasangan Iklan:
apakabarsidimpuan[at]gmail.com


Dugaan CPNS Gate Paluta, KPK harus Periksa Sekda Posted on Category Tabagsel. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Belum Ada Komentar untuk “Dugaan CPNS Gate Paluta, KPK harus Periksa Sekda” Mungkin anda mau menambahkannya...?

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.