Pematang Siantar, Momentum pilkada di Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun yang menyedot konsetrasi polisi tampaknya dimanfaatkan para bandar dan pemain judi toto gelap (togel) serta Toto Hongkong. Kondisi ini terlihat dari semakin maraknya aksi judi tersebut yang dengan mudah bisa ditemukan di berbagai sudu kedua daerah itu.
“Menjelang pilkada ini, judi togel dan Toto Hongkong semakin banyak beredar. Razia dari polisi sepertinya semakin longgar, mungkin karena polisi lagi sibuk pengamanan calon Bupati Simalungun dan calon Walikota Siantar,” ungkap seorang penulis togel di Serapuh, Kabupaten Simalungun, Minggu (6/6).
Pantauan BATAKPOS praktik judi di Simalungun dan Pematang Siantar belakangan sepertinya semakin terang-terangan. Para pejudi, juru tulis, petugas rekapitulasi, dan bandar tidak lagi merasa was-was.
Rupiah yang disedot di dua deerah ini diperkirakan mencapai satu miliar lebih per hari. Perhitungannya, Simalungun memiliki 300 lebih desa dan kelurahan di 31 kecamatan, dari judi togel yang diputar setiap sore dan Toto Hongkong yang diputar dini hari, rata-rata menyedot uang pecandu mencapai kurang lebih Rp5 juta per desa. Jika dikalikan 300 desa, maka dana yang dikuras dari rakyat mencapai Rp1,5 miliar lebih.
Angka ini terungkap dari pengakuan petugas rekapitulasi (pengumpul total penjualan) dan juru tulis (jurtul) togel dan Toto Hongkong, dimana tiap hari mereka mampu menyetor lebih dari Rp5 juta di tiap desa ke para bandar.
Sumber: http://batakpos-online.com/content/view/14755/56/
Belum lagi di Kota Pematang Siantar, meskipun jumlah kelurahan dan kecamatan jauh lebih sedikit, tapi peredaran kedua jenis judi ini termasuk tinggi. Terutama pembeli melalui jaringan telepon, jumlahnya sangat tinggi, sekali pesan angka tebakan mencapai ratusan ribu, bahkan ada yang nekad memesan angka tebakan mencapai jutaan rupiah.
Sebagaimana diakui seorang pengusaha muda yang mengaku tim sukses dari salah satu pasangan calon Bupati Simalungun. Sekali pesan, ia bisa menghabiskan jutaan rupiah. Kebetulah angka yang dipesannya ketika itu yaitu angka 78 tepat, dan hari itu juga dia mendapat hadiah sekitar Rp6 juta.
Menanggapi semakin maraknya togel dan toto Hongkong, Kapolres Simalungun AKBP Rudi Hartono kepada BATAKPOS mengatakan, tahapan pilkada yang sekarang sedang berlangsung di daerahnya tidak menurunkan kinerja Polri memberantas judi.
“Penangkapan tetap kita lakukan, dalam minggu ini anggota saya berhasil melakukan penangkapan di beberapa daerah, seperti Serbelawan, Tanah Jawa, dan banyak daerah lainnya,” kata Rudi Hartono yang mengaku dirinya sedang berada di Jakarta. Kepada masyarakat, Rudi mengimbau agar lebih meningkatkan partisipasinya dalam pemberantasan berbagai penyakit masyarakat seperti judi dan lainnya.



kenapa judi togel di brantas ???
apa tidak lebih bagus diresmikan dan menjadi pemasukan bagi negara . (seperti negara tetangga)
dari pada menjadi pemasukan bagi LALAT hijau dan TAIK kuning. (mrk yg menjadi bandar togel pd saat ini).
kota JAKARTA bisa menjadi METROPOLITAN & OLAH RAGA menjadi maju juga diambil dr hasil JUDI.