Apa Kabar Sidimpuan Online

Want to contribute?
Contact us! or Register
www.apakabarsidimpuan.com
Redaksi, Pengiriman Berita,
dan Informasi Pemasangan Iklan:
apakabarsidimpuan@gmail.com

Home » Konsultasi Hukum » Status Barang Bukti – (Hamdan Siregar – Lubuk Pakam)

Status Barang Bukti – (Hamdan Siregar – Lubuk Pakam)

Isi Konsultasi:
bagaimana status “barang bukti” bang..? misalnya ada tabrakan, mobil dibawa ke ktr polisi utk dijadikan brg bukti, bgmana prosesnya agar mobil tsb bisa kembali lagi kpd pemiliknya..?Dari: hamdan siregar

Dari: hamdan siregar
Alamat : Jl. thamrin
Kota : lubuk pakam, kab. deli serdang
Kota : sumatera utara
No Telp/HP : 081377001xxx
Topik/Judul Konsultasi: status barang bukti

—————————————————————————-

JAWABAN ATAS KONSULTASI ANDA:

Terimakasih atas pertanyaan yang Pak Hamdan sampaikan melalui apakabarsidmpuan.com
Sebelum kami menjawabnya, perlu juga pak Hamdan jelaskan apakah peristiwa tabrakan itu mengakibatkan ada yang meninggal, luka-luka atau tabrakan antar kendaraan tanpa ada korban ?

Baiklah meskipun pertanyaan kami belum dijawab, pada kesempatan ini kami menjelaskan status barang bukti menurut Hukum Acara Pidana. Barang bukti kendaraan itu diperlukan untuk membuat terang suatu peristiwa pidana yang pada umumnya barang bukti itu akan dibawa hingga ke persidangan. Namun jika barang bukti berupa kendaraan roda dua dan roda empat, maka barang bukti yang dibawa ke persidangan hanya surat tanda nomor kenderaan berikut Surat Ijin Mengemudi yang ditunjukkan oleh jaksa kepada hakim. Barang bukti itu bisa diambil dari penyidik/polisi dengan cara mengajukan permohonan pinjam pakai barang bukti meskipun perkara yang menyangkut kendaraan itu belum putus dipersidangan. Akan tetapi persyaratan pinjam pakai itu disertai dengan ketentuan bahwa pemilik tidak boleh mengalihkan kepemilikannya kepada pihak lain selama perkara berjalan, harus dapat dihadirkan setiap saat jika diperlukan dalam proses perkara. Barang bukti ini akan tetap dikembalikan kepada pemiliknya sesuai dengan nama yang tertera pada STNK atau BPKB setelah perkara selesai dan barang bukti tersebut tidak boleh dipakai oleh penyidik/polisi dengan alasan apapun apalagi untuk memilikinya. Adakalanya barang bukti itu tidak sampai kepengadilan sesuai dengan jenis perkaranya karena adanya musyawarah di tingkat penyidik, maka serta merta barang bukti itu harus dikembalikan kepada pemiliknya tanpa ada tambahan dana.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan kepada Pak Hamdan, jika kurang jelas silahkan menghubungi kami dan kami minta supaya jalan cerita maslahnya lebih dijelaskan lagi. Terimakasih, horas !

Redaksi, Pengiriman Berita,
dan Informasi Pemasangan Iklan:
apakabarsidimpuan@gmail.com


Status Barang Bukti – (Hamdan Siregar – Lubuk Pakam) Posted on Category Konsultasi Hukum. Tags: , , , , , You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Bergabung Dengan 5,676 komentator di Apakabarsidimpuan

  1. Selamat siang pak …saya puny a Mobil rental Dan Mobil rental kami dipakai oleh penyewa untuk melakukan tindakan penipuan. Saat ini Mobil kami sedang ditahan polisi, bagaimana prosedur mendapatkan Mobil itu kembali Dari polisi .berapa lamakah mobil kami di tahan,apakah bleh polish memakai Mobil tersebut,terimakasih atlas jawabannya.

  2. Kronologinya belum sempurna menurut saya, sehingga rangkaian permasalahan tidak dapat dianalisa secara utuh. Namun secara pemikiran sederhana, mobil itu tetap akan dijadikan sebagai barang bukti dalam proses penyidikan hingga putusan di pengadilan. Mobil yang sudah menjadi barang bukti bisa saja dimohonkan kepada penyidik untuk pinjam pakai sementara selama proses perkara berjalan, dengan syarat bahwa mobil tersebut dijamin oleh pemilik tidak dihilangkan atau dioperalihkan kepada orang lain karena hal itu akan mempersulit proses hukum yang sedang berlangsung. Selanjutnya menyangkut barang bukti, penyidik polisi tidak boleh memakai atau mempergunakannya selama perkara berjalan. Kemudian tentang tenggangwaktu lamanya mobil ditahan, hal itu tergantung kewenangan atau kebijakan penyidik yang menangani perkara tersebut, karena polisi/penyidik sesuai KUHAP memliki waktu selama 60 hari untuk mengungkap sesuatu tindak pidana. Jika selama 60 hari itu penyidik tidak dapat membuktikan terjadinya tindak pidana, maka demi hukum perkara harus dihentikan Demikian jawaban singkat dari kami…salam.

2 Komentar untuk “Status Barang Bukti – (Hamdan Siregar – Lubuk Pakam)” Mungkin anda mau menambahkannya...?

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.