Redaksi, Pengiriman Berita,
dan Informasi Pemasangan Iklan:
apakabarsidimpuan@gmail.com

Home » Tabagsel » Oknum Brimob Pukul Wartawan SCTV Di Palas – AJI Medan Mengecam

Oknum Brimob Pukul Wartawan SCTV Di Palas – AJI Medan Mengecam

Hendri Syahputra Hasibuan, stringer SCTV yang bertugas di Kabupaten Padanglawas Utara, Sumatera Utara, diduga dipukul sejumlah oknum Brimob bersenjata laras panjang dan satpam PT Wonorejo Perdana.

Hendri menjadi korban pemukulan saat meliput aksi warga Desa Ujung Gading Julu Kecamatan Simangambat Kabupaten Padang Lawas Utara yang menghalangi aktivitas alat berat milik perusahaan PT Wonorejo Perdana, Jumat (4/3).

Hendri mengabadikan momen itu guna dijadikan pemberitaan. Namun, tiba-tiba sekitar 10 pria menenteng senjata laras panjang datang ke lokasi penggusuran dan berusaha menghajar warga. Akibatnya, warga lari tunggang langgang.

Nahas bagi Hendri karena menjadi pelampiasan amarah sepuluh personil Brimob bersenjata lengkap dan satpam PT Wonorejo Perdana. Tanpa perlawanan, Hendri dihajar beramai-ramai.

Akibatnya, Hendri mengalami sakit di sekujur tubuh akibat pukulan di badan dan kepalanya. Bukan itu saja, kaset handy camnya diambil paksa oknum bersenjata api itu.

“Saya tertinggal dari wartawan lain dan masyarakat yang melarikan diri. Kesepuluh Brimob dan Satpam itu pun menendang dada, perut, kepala dan punggung hingga saya tersungkur,” ungkap Hendri Sahputra, Minggu, (6/3) siang.

Tak mau jadi bulan-bulanan oknum Brimob tersebut, Hendri berhasil melarikan diri dan keesokan harinya melaporkan kekerasan yang dialaminya ke Polsek Padang Bolak Polres Tapanuli Selatan. Pengaduan itu terdaftar dengan nomor LP/500/III/2011/TPS tertanggal 4 Maret 2011, setelah Hendri melakukan visum et repertum.

Selain Hendri, wartawan salah satu media cetak terbitan Medan yang bertugas di Padang Lawas Utara, Deni Syafrizal Daulay, (29) juga mengaku mendapatkan teror melalui telepon seluler berulangkali. Seseorang yang mengaku sebagai personil Brimob Panyabungan mengancam akan menghabisi Deni bila tetap memberitakan persoalan konflik lahan antara masyarakat dan PT Wonorejo Perdana di Desa Ujung Gading Kecamatan Simangambat, Paluta.

“Berulangkali saya mendapat telepon berisi ancaman dari oknum yang mengaku personil Brimob Panyabungan,” ungkap Deni. Meski demikian, Deni mengaku tetap memberitakan setiap perkembangan dalam sengketa lahan antara masyarakat dan PT Wonorejo Perdana.

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan menyesalkan sikap sejumlah oknum personil Brimob Panyabungan, terhadap beberapa wartawan yang meliput konflik lahan antara warga Desa Ujung Gading, Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara dan PT Wonorejo Perdana.

Ketua AJI Medan, Rika Yoesz mengatakan, dari laporan yang diterima, sejumlah wartawan diintimidasi oleh personil Brimob Panyabungan yang mengamankan aktivitas PT Wonorejo Perdana bersama satpam perusahaan. Bentuk intimidasi itu dalam bentuk upaya penghalangan terhadap wartawan melakukan peliputan, penganiayaan hingga upaya perampasan kamera dan teror. “Kami menyesalkan perilaku personil Polri tersebut. Perbuatan ini telah merusak profesionalisme Polri yang terus melakukan pembenahan,” tegas Rika Yoeszkepada sejumlah wartawan, Minggu (6/3).

Rika meminta kepada Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno untuk dapat menuntaskan persoalan ini jelang akhir masa kepemimpinannya. Mengingat apa yang selama ini dilakukan Oegroseno cukup mampu mendorong perubahan signifikan terhadap sistem di tubuh Poldasu. Apalagi aktivitas jurnalis dalam menjalankan tugasnya diatur dalam Undang-undang No 40 tahun 1999 tentang Pers. “Kami berharap Kapoldasu Oegroseno dapat terlibat langsung menindaklanjuti persoalan ini,” tambah Rika.(harian-global.com)

Redaksi, Pengiriman Berita,
dan Informasi Pemasangan Iklan:
apakabarsidimpuan[at]gmail.com

Oknum Brimob Pukul Wartawan SCTV Di Palas – AJI Medan Mengecam Posted on Category Tabagsel. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Belum Ada Komentar untuk “Oknum Brimob Pukul Wartawan SCTV Di Palas – AJI Medan Mengecam” Mungkin anda mau menambahkannya...?

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.