Apa Kabar Sidimpuan Online

Want to contribute?
Contact us! or Register
www.apakabarsidimpuan.com
Redaksi, Pengiriman Berita,
dan Informasi Pemasangan Iklan:
apakabarsidimpuan@gmail.com

salam-3-jari

Home » Tabagsel » Proyek Drainase Amburadul – Belum Siap sudah Ditinggal

Proyek Drainase Amburadul – Belum Siap sudah Ditinggal

SIPIROK-Pembangunan drainase di Jalinsum Sipirok-SDH Tapsel di Kelurahan Arse Nauli Kecamatan Arse, Tapsel amburadul dan menimbulkan tanda tanya. Pasalnya, pelaksanaan proyek belum rampung, namun sudah ditinggal.

Pembangunan drainase tersebut bisa dikatakan amburadul, diduga dalam pelaksanaannya, pihak rekanan mengerjakannya tidak sesuai dengan bestek, mulai dari ukuran, jenis  bahan dan material sehingga terkesan asal jadi.

Anggota DPRD Tapsel, Husin Sogot Simatupang pada METRO Minggu (4/12) mengatakan, kondisi pembangunan drainase tersebut terkesan asal jadi, bahkan telah ditinggal begitu saja tanpa menghiraukan kesulitan yang dialami pengguna jalan yang kesulitan melintasinya.

“Kondisi di lapangan, saya lihat pelaksanaan proyek saya sangat amburadul. Sebagai warga, saya juga merasa khawatir melintasinya, dan saya yakin kondisinya akan memicuk kesembrautan dan selalu mengundang bahaya bagi penggunan jalan. Nantinya juga, bangunan draenase tersebut tidak akan bertahan lama,” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan warga lainnya Painan Siregar (48). Saat melintas di jalur tersebut mengatakan, pembangunan draenase seharusnya meningkatkan pelayanan pada masyarakat, namun drainase Arse justru sebaliknya membuat susah dan keresahan kepada masyarakat.

“Sudah banyak pengendara yang terjungkal di sini, karena pembuatan drainase di kiri dan kanan jalan, mengakibatkan genangan air di badan jalan. Hal ini diakibatkan karena permukaan jalan jauh lebih rendah dari drainase. Seharusnya pihak rekanan menimbun badan jalan agar rata dengan bibir drainase. Kalau tidak, sama sekali tak ada manfaatnya dan justru memperparah sarana umum,” katanya.

Amatan METRO, tiga bulan terakhir memang aktivitas pengerjaan pembangunan drainase sedang berlangsung di lingkungan Lumban Lobu, Kelurahan Arse Nauli. Pelaksanaannya banyak mencuri volume serta menindih bekas bangunan lain. Ketebalan dinding drainase (paret) juga tidak sama dari atas hingga dasarnya.

Sekitar 2 minggu terakhir, aktivitas pengerjaan di sana sudah tak terlihat lagi, namun masih banyak kejanggalan yang mengundang tanda tanya masyarakat, pasalnya keberadaan pembangunan draenase mengundang bahaya bagi penggunan jalan serta berdampak kumuh bagi lingkungan setempat.

Memang, plank proyek yang pernah dipasang menerangkan, bahwa proyek tersebut merupakan pekerjaan drainase jalan lintas-Sipirok SDH di Aek Pohon Kecamatan Arse Kabupaten dengan nilai kontrak Rp634.600,000 dari sumber dana APBD Tingkat I Provinsi Sumut.

Pelaksananya adalah CV Berkat Jaya dengan pelaksanaan 21/7 hingga 19/10 2011.  Tapi kondisi di lapangan, memperlihatkan banyak kejanggalan dan dapat dipastikan, peran pengawas proyek sangat lemah dan perlu dipertanyakan.
“Kami harap pemerintah meninjau pelaksanaa di lapangan, dan bila perlu memanggil pengawas dan kontraktor dan jika ditemukan kesalahan, agar diberikan sanksi,” kata beberapa warga. (ran/mer)

metrosiantar.com

Redaksi, Pengiriman Berita,
dan Informasi Pemasangan Iklan:
apakabarsidimpuan[at]gmail.com


Proyek Drainase Amburadul – Belum Siap sudah Ditinggal Posted on Category Tabagsel. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Bergabung Dengan 5,587 komentator di Apakabarsidimpuan

  1. Dari fakta ini yang ideal untuk dilakukan oleh Anggota DPRD Tapsel, Husin Sogot Simatupang adalah melakukan tupoksinya, tidak penting untuk diekspos dimedia, namun yang perlu adalah tindakan kongkrit terhadap penyedia jasanya. Laporkan..laporkan ke aparat penegak hukum supaya kontraktor/penyedia jasa itu semakin faham bahwa hak rakyat tidak boleh dirampas apalagi ditelan, dimakan.

Ada 1 Komentar untuk “Proyek Drainase Amburadul – Belum Siap sudah Ditinggal” Mungkin anda mau menambahkannya...?

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.