Apa Kabar Sidimpuan Online

Want to contribute?
Contact us! or Register
www.apakabarsidimpuan.com
Redaksi, Pengiriman Berita,
dan Informasi Pemasangan Iklan:
apakabarsidimpuan@gmail.com

Home » Headline, Tabagsel » Polres Tapsel Pending Proses Hukum Pengaduan Rakyat : Kejahatan Manipulasi Penebangan dan Indikasi Korupsi PT. TPL Berlanjut

Polres Tapsel Pending Proses Hukum Pengaduan Rakyat : Kejahatan Manipulasi Penebangan dan Indikasi Korupsi PT. TPL Berlanjut


Angkola Timur, Kasus manipulasi penebangan kayu dan indikasi korupsi DR (dana reboisasi) & PSDH (provisi sumbr daya hutan) oleh PT. Toba Pulp Lestari (TPL) di Kecamatan Angkola Timur dan di Kec Sipirok hingga kini masih terus merajalela, secuil pun upaya penegakan hukum belum ada dilakukan Polres Tapsel. Sejumlah pengaduan rakyat lengkap Barang Bukti (BB) dan data administrasi PT. TPL hingga kini masih tersimpan mengendap di beberapa laci meja penyidik Sat Reskrim Mapolres Tapsel.

Kapolres AKBP Subandriya, “Cuma terima laporan manipulatif dari staf”.

Menurut pendataan pers, sudah ada 3 (tiga) pengaduan rakyat di Kabupaten Tapsel perihal kejahatan PT. TPL yang telah resmi diterima Polres Tapsel. Mulai dari (1) Pengaduan Amin Siregar warga Dusun Hutabaru Desa Pargarutan Dolok Kec Angkola Timur tentang kejahatan TPL sengaja berulang kali melakukan perusakan tanah kebun Karet dan Pinus hak milik warisannya di Tor Banggua. Diterima Polres Tapsel dengan STTL (surat tanda terima laporan) No. LP/224/VII/2012/SU/Tapsel tgl 4 Agustus 2012 yang diteken Aiptu S. Gultom, namun proses penyidikannya hingga kini masih macet di Unit-1/Tipidum Sat Reskrim Polres Tapsel. Barang Bukti (BB) beberapa batang kayu Karet sudah disita dan check TKP (tempat kejadian perkara) juga telah dilakukan. Amin Siregar dan saksinya dir lsm Alarm (aliansi rakyat merdeka), Achmad RM Hutasuhut disuruh hadirkan saksi-saksi, namun Sat Reskrim tak mau terbitkan SPP (surat perintah panggilan).

Berlanjut pengaduan kedua, Amin Siregar didampingi massa Kelompok Tani Simatoktong dipimpin ketuanya Syawaludin Harahap didampingi beberapa aktifis lsm Alarm, menangkap 5 unit truck kayu TPL di lokasi Tor Banggua tanpa didasari administrasi pendahuluan seperti BU (buku ukur), LHP (laporan hasil penebangan) dan pengesahannya, beserta tak jelasnya Tanda Bukti Setor pelunasan DR & PSDH. Laporan penangkapan berikut penyerahan BB-nya tertera dalam STTL No. LP/237/VIII/2012/SU/Tapsel tgl 12 Agustus 2012 yang diteken Aiptu A. Sibero.

Pengaduan kedua ini pada tgl 28 Agustus 2012 ditolak Polres Tapsel dengan SP2HP (surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan) No. SP2HP/238.B/VIII/2012/Reskrim tgl 27 Agustus 2012 yang merekayasa saksi calon Tersangka dari Dinas Kehutanan (Dishut) Tapsel menjadi saksi-ahli, sehingga SP2HP indikasi rekayasa tsb ditolak masyarakat.

Berlanjut pengaduan ketiga, dir lsm Alarm bersama massa dari Sipirok dan Angkola Timur menangkap, mengadukan dan menyerahkan ke penyidik 3 unit truck kayu TPL di Situmba. Pengaduan tgl 28 Agustus 2012 tsb diterima langsung Kapolsek Sipirok berikut Tanda Terima BB 3 truck TPL dari Aipda Supratman. Namun setelah terlihat ada pejabat Polres Tapsel datang kasak-kusuk, akhirnya Polsek Sipirok `terpaksa` melimpahkan perkara berikut BB-nya ke Polres Tapsel. Saksi pelapor ARM Hutasuhut lalu menerima SP2HP No. B/23/IX/2012/Reskrim tgl 3 September 2012 dari Kapolsek Sipirok.

Pengaduan rakyat ke Polres Tapsel tsb kemudian dijadikan bahan oleh Kapolres Tapsel, AKBP Subandriya untuk menerbitkan Surat Undangan Gelar-Perkara No. B/975/IX/2012/Reskrim. Pada acara Gelar-Perkara di Aula PPKO Mapolres Tapsel Jl SM Raja Kota Padangsidimpuan tgl 4 September 2012 yang ditantang TPL dengan membandel cuek tak mau hadir, setelah menyimpulkan hasil perdebatan sengit dimana argumentasi hukum perwakilan massa Sipirok dan Angkola Timur mengalahkan dalih kilah putar-belit Tim Dishut Tapsel, pimpinan Gelar-Perkara Kanit-IV/TipiterAiptu Haji Samsul Bahri Siregar memerintahkan kepada Tim Dishut Tapsel agar bersama menagemen TPL segera menyerahkan semua berkas TUK (tata usaha kayu) penebangan kayu TPL RKT 2012. Namun hingga kini tak jelas kelanjutannya, baik pihak Dishut Tapsel dan TPL tak pernah terlihat datang menyerahkan berkas-berkas terkait perkara tuduhan rakyat, dan Kanit-IV/Tipiter H. SB Siregar juga acuh tak acuh.

Di lain pihak, gerakan massa Sipirok bersama lsm Alarm telah beberapa kali memergoki dan menemukan data kasus TPL terus melanjutkan kejahatan manipulasi penebangan dan pengangkutan kayu dengan taktik manipulasi administrasi, namun Polres Tapsel selalu mengelak untuk menerima BB tangkapan rakyat.

Seperti penangkutan kayu tebangan baru 1-2 hari masih bergetah basah tapi diangkut ke pabrik TPL di Porsea didasari LHP tebangan lama sebulan lalu, kemudian temuan bukti kayu dimuat di Tpn (tempat penumpukan) di Desa Garonggang tetapi dalam dokumen angkut FAKB disebut dimuat di TPK (tempat penimbunan kayu) Maragordong. Sehingga sejumlah bukti baru temuan massa Sipirok tsb hanya jadi arsip data bukti thok. Sementara Polres Tapsel dengan sikap degil terkesan bermuka-badak, terus-terusan mengelak dari tuntutan rakyat agar gunungan kejahatan TPL yang diduga keras telah merugikan negara RI belasan milyar rupiah segera ditindak tegas.

Terakhir diperoleh info bahwa dir lsm Alarm telah mengajukan somasi via sms ke Kapolres AKBP Subandriya tembusan Kasat Reskrim AKP Lukmin Siregar, Kanit-I/Tipidum Aiptu Sucipto dan Kanit-IV/Tipidum Aiptu Samsul Bahri Srg, jika proses penyidikan ketiga pengaduan rakyat tsb tidak dilanjutkan, kasus Polres Tapsel mempending perkara tsb akan diadukan ke Dit Propam Poldasu, tetap diacuhkan para petinggi Polres Tapsel.

Bahkan sms konfirmasi pers mempertanyakan somasi lsm Alarm ke barisan pejabat terkait di Polres Tapsel, juga tak dijawab selain sms jawaban Kapolres Tapsel yang hanya balasan kiriman sms kosong, nihil sepotong huruf apapun. Terkesan seolah Kapolres Tapsel cuma percaya thok laporan staf bawahannya yang ditengarai manipulatif.

( ryzach morniff )

SP2HP Sat Reskrim Polres Tapsel, ‘rekayasa Calon Tersangka jadi Saksi-Ahili

Redaksi, Pengiriman Berita,
dan Informasi Pemasangan Iklan:
apakabarsidimpuan@gmail.com

Polres Tapsel Pending Proses Hukum Pengaduan Rakyat : Kejahatan Manipulasi Penebangan dan Indikasi Korupsi PT. TPL Berlanjut Posted on Category Headline, Tabagsel. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Bergabung Dengan 5,702 komentator di Apakabarsidimpuan

  1. tapsel bodoh

  2. jangan coba2 melawan TPL sebagai perusahaan vital negara RI

  3. Hoi… Tagor Manik, situlah yg bodoh. TPL itu PMA (perusahaan modal asing) bukan perusahaan vital asset negara. Majikanmu singkek Tan Kang Hoo nama asimilasi Sukanto Tanoto sesudah bayar hutang kredit BLBI triliunan rupiah kan kabur tinggalkan Indonesia jadi warganegara Singapura. Kok banyak kali bacot bualmu? 3 Truck kayu TPL hingga kini masih tiarap dlm tahanan Polres Tapsel, belasan ribu M3 kayu TPL terancam busuk diblokade rakyat Angkola Timur, bisa bikin apa kau?

  4. Tagor manik TIDAK BERANI LAGI KELUAR KANTOR nya di kantor Humas TPL karena semua sepak terjangnya menjilat koruptor Sukanto Tanoto sudah diketahui PUBLIK dan PERS dan 8 Kab. area konsesi HPHTI TPL . Pulang ke rumahnya pun di Siantar Tagor Manik kadang naik mobil angkot takut ama masyarakat yang tanahnya diserobot TPL garagara ulah si Tagor kampungan ini. naik mobilpun tutup kaca rapatrapat takut dikejar PERS nanya kerja TPL yang jelas2 ILLEGAL LOGGING hampir disemua hutan konsesi dari negara. jangan tambah-ta,mbah lagi ulahmu MENJILAT TPL Tagor

  5. TUTUP PABRIK TPL DI PORSEA DAN PERADILKAN KASUS ILLEGAL LOGGINGNYA DI TAPSEL

  6. direktur TPL ama humasnya tak berani lagi ke sidimpuan takut digruduk RAKYAT TAPSEL KARENA JELAS -JELAS PERUSAHAAN TPL telah melakukan ILLEGALLOGGING

  7. Ribuan m3 kayu klaim TPL akan semakin busuk di lapangan dan kantor polres Tapsel.
    jemputlah hai orang – orang TPL kayumu ITU HARUS KAMU BAYAR BEA PSDH DAN IR nya ke DISHUT TAPSEL, MAU BUSUK TETAP HARUS BAYAR YA…………………….

  8. TPL keok di Tanah Sipirok. BLOKADE TRUS TRUK LOGGING TPL YANG MELINTAS DI TAPSEL MEMUAT KAYU HASIL JARAHAN DARI TANAH RAKYAT TAPSEL.

  9. DEAR SUKAMTO TANOTO adek kopinho….. di Singapura

    suruh dulu mandormu :si juanda panjaitan, simon cebol sidabukke, tagoer manik, lambertus siregoar, si james, si riza, si betmen ritongga ama si chairuddin dan barisan antek TPL mu datang ke Tapsel selesaikan dulu MASALAH KERUSAKAN LINGKUNGAN DAN HUTAN KAMI DI SIPIROK INI AKIBAT ULAHMU TPL. Jangan hanya duduk di kantor, kapan nanti kayumu terangkut ke porsea… kami akan buatkan kopi untuk menjamu anda di lokasi penebangan dan tumpukan kayumu di hutan kami. datang ya TPL cepat-cepat ngak usah diawal brimob ya….. kami juga punya JENDERAL

  10. he…he…he…baru tahu dia….

  11. si chairuddin pasaribu asik melobi Pamred SIB di Medan untuk membuat berita positif tentang TPL DAN TIDAK MEMBERITAKAN BERITA YANG NEGATIF tentang TPL, nyatanya UANG TPL si sukamto kuarng banyak menutup mulut Pamred SIB, massa demonstrasi semalam di sektor aek nauli parapat simalungun TETAP JUGA DIBERITAKAN SIB. si Tagor Manik sama si Lambertus Siregar bekas pastor alim, juga sedang menenangkan masssa yang bringas di SeKTOR aek nauli . Sekarang sukamto tak kasi lagi pinjaman ama Humasnya, hadapi sendiri massa itu, ngak perlu lagi kata Sukamto bawa brimob , mahal nanti bayarnya setiap bulan. kalau tak ada nyali lagi HUMAS -HUMAS TPL baikan saja sewa mucikari dan bawahannnya untuk mengawal anda . Tagor kan mainnnna wanita – wanita ya kan

  12. harian SIB TETAP BERITAKAN KEADAAN SEBENARNYA TPL dasn DEMONSTRASI jangan ditutup-tutupi supaya makin banyak nanti UANG TPL mengalir ke kantorng wartawan – wartawan. kalau dikasi TPL , kami mohon SIB sabet saja uangnnya, tapi beritakan TETAP apa sebenarnya terjadi, karena uang TPL makin habis digerogoti karyawannnya.

  13. dengar SUKAMTO TANOTO bos TPL:
    1.yang menggerakkkan demonstrasi di Aek Nauli semalam adalah Manager Humasnnya sendiri TPL yaitu TAGOR MANIK , karena sudah tidak laku dan ,pulang kalah melawan RAKYAT TAPSEL , supaya tidak dimarahi Sukamto tokenya, si Tagor Manik merekayasa terjadi DEMO di sektor aek nauli , supaya dia kembali terangkat menjadi direktur humas karena pendemo di aek nauli tersebut suruhan si Tagor Manik. Ini juga terjadi tahun 2002 saat si Tagor MANIK MEREKAYASA DEMONSTRASI juga di aek nauli hingga dia diangkat menjadi humas sampe sekarang.
    2. saya marga sidabutar kemarin didatangi si Tagor Manik di Siantar membicarakan demo ini, disuruh mencari masssa untuk demo ke aek nauli dan nannti dikasi imbalan, tapi pas si Tgaor Manik turun ke lokasi demo itu di aek nauli, masssanya itu akan percaya kepada tagor manik ini, hingga sukamto kembali percaya kepada si tagor ini. habis Sukamto Tanoto toke si tagor ini sudah tidak percaya lagi karena GAGAL membujuk Rakyat Tapsel, malah si Tgaor Manik jadi bulan-bulanan di Tapsel sana kami baca dari komentar-0komentar sidimpuan news.
    3. saya sebagai masyarakat simalungun tidak tega melihat kelakuan SiTagor Manik Humas TPL yang merusak kampung halamannya sendiri di simalungun, kalau dia tidak sayang sama hutanya, kami masih sayang sama simalungun, bila perlu kita gonikan saja si tagor itu. terakhir saya tidak tahu sama siapa si Tagor Manik ini merekrut masssa itu. kasihan Sukamto dikerjai sama si Tagor ini, satu kampung kami dengan keluarganya, tapi tega kali si bangsaat itu ya di hutanya sendiri

  14. berarti sokanto tanoto…termasuk gang sembilan naga….kena kadali…sama anggota sendiri….anggaplah tanoto seekor naga….tagor manik kia anggap cuman tikus celurut…

  15. si Tagor Manik sedang berguru ke seorang DATU di tanahjawa supaya tetap dipakai Si sukamto tanoto karena gagal melobi masyarakat di sidimpuan dan terjadi demo tutup TPL di simalungun, si tagor manik di gimbal salah seorang demonstran satukampung si tagor manik itu di simalungun. kena pukul si tagor sampai terkencingkencing di kantor polres simalungun

  16. sepala basah ya ya basalah. dimana kita mau jumpa orang -orang yang komentar ngakkaruan tentang saya sebagai Humas PT.TPL,TBK. mau kita njumpa di mapolres Tapsel,supaya kukontak ke sana, ngak ada takut saya sama kalian di Tapsel…brenmgsek

  17. perlu diajari anda mornif cara buat berita supaya bermutu,thanks

  18. Hee … Tagor Manik, jangan dusta, kapan mau jumpa di Mapolres Tapsel? Waktu si Juanda Panjaitan direktur diundang Gelar Perkara kok kau tak minta mandat sama dia? Si Lukmin kasatres yg 2 X lepaskan truck kayu curian TPL akhirnya kepanasan duduk di kursi jabatannya, buru-buru angkat kaki lari ke Polres Langkat, si Subandriya kapolres juga lagi ngurus perintah hengkang dari Timur Pradopo. Bagimu mungkin hebat polres Tapsel, bagiku cuma “ayam-sayur” yg menggigil seperti kena ayan sewaktu disomasi mau diadukan ke propam. 3000 M3 kayu tebangan kontraktor si Robin Sianturi di Angkola Timur diblokade massa, kok memble kalian semua gajian Sukanto Tanoto? Sewaktu tim Komisi-2 DPRD Tapsel menggeruduk basecamp Sektor Tapsel di Maragordong, kok kabur semua mulai si James Tampubolon site-manager, Betmen Ritonga dan Riza P1000 humas ninggalkan basecamp kosong melompong?
    Memang dasar “tong kosong nyaring bunyinya”!

  19. tagor manik juanda panjaitan si riza pasaribu si james simbolon kok ngak nampak batang hidungnya di lapangan di Tapsel , takut ya……..

  20. TAGOR MANIK SAMA SIGERMO JUANDA PANJAITAN sekarang penakut ya di Tapsel

  21. TAGOR MANIK takut ya kayak gorillla lagi ngambek, makanya jangan mai9n – main di sipirok

  22. betmen ritonga mata satu humas TPL kok ngak ningol lagi sip[irok, takut juga yo

  23. si kurcaci simon sidakkke kok ngak nongol ngolor ngidul lagi sampean di Tapsel, takut juga ya kayak bodat – bodat TPL lainnnya lagi nyusun RENCANA ya. kaMI TUNGGU I LU

  24. HANYA SI RIJA PASARIBU muka memelas kayak orang berak dibuat dilapangan, bapaknya si chairudddin asik nunggu i beritanya dari tapsel. si riza anak ingusan dibuat TPL jaga lapanagan

  25. si james tamblon juga ngak nongol2 di tabusirA, uda bosan ya di Tapsel minta mau mutasi ya, makanya jangan main – main api di tapsel

  26. wahai orang – orang TPL bangsat mau kenal ama saya Nasution asli dari Tapsel, tanya ama orang -orang di pasar sipirok kenall ngak ama saya .

  27. Bante..aja klo melawan….termasuk kroni kroninya…..sipirok dan Tapsel adalah satu kesatuan kita semua….

  28. Dulu juga TPL alias INDORAYON 20 tahunan dulu sampe sekarang banyak mengambil korban akibat PRO dan KONTRAdi masyarakat yang sengaja dibuat oleh HUMAS – HUMAS TPL INDORAYON ini. sebelum TPL ini makin lancang di tanah Tapsel, karena di kampung kami sosorladang tempat pabrik TPL sudah hampir tidak operasi karena kayunya mulai habis tak ada stok. mari kawan – kawan dari TAPSEL tetap blokade kayu curian TPL dari Tapsel ini supaya kita sama -sama menolak keberadaaan dan Ttutup pabrik dan konsesi TPL dicabut MENHUT karena TPL INDORAYON sudah terbukti banyak menyebabkan kesengsaraan, kita satukan elemen OKP,LSM,PERS untuk menghancurkan TPL ini. TUTUP TPL

  29. TPL pantas DITUTUP karena tidak menghargai masyarakat setempat lebih mementingkan CINA -CINA dari medan

  30. TPL ALIAS INDORAYON patut diLENYAPKAN dari bumi Indonesia karena limbahnya beracun membuat penyakit paru-paru di Tobasa dan sekitar lintasan truk TPL SETIAP HARI menyebabkan jalan – jalan negara rusak hingga banyak kecelakaan dan TPL selalu mengelak bertanggungjawab

  31. TPL wajib DIMUSNAHKAN KARENA HUMAS – HUMASNYA seperti Juanda panjaitan hanya PEMBOHONG BESAR merusak bumi TOBASA. humas seperti tagor manik dan lambertus siregar adalah tikus suka mengekor dan suka pabadabadahon namarkeluarga di Porsea sampai Sirait uruk. TUTUP TPL HABISI TPL

31 Komentar untuk “Polres Tapsel Pending Proses Hukum Pengaduan Rakyat : Kejahatan Manipulasi Penebangan dan Indikasi Korupsi PT. TPL Berlanjut” Mungkin anda mau menambahkannya...?

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan editorial redaksi apakabarsidimpuan. Redaksi berhak mengubah kata-kata yang berbau pelecehan, intimidasi, bertendensi SARA (suku, agama, ras, dan antar golongan) --- Gunakan layanan GRAVATAR untuk menampilkan foto anda.